Kamis, 01 November 2012

The Second Update of My Goodreads 2012 Reading Challenge

Oukei, aku mau bagi cerita lagi tentang Goodreads 2012 Read Challenge. Seperti yang sudah aku singgung di sini dan sini , di tantangan baca itu aku menargetkan untuk membaca 36 buku dalam setahun. Dan akhirnya, setelah perjuangan yang kerasa aku telah berhasil menyelesaikannya di awal Oktober kemarin. Hip..hip,.. huray! :D I'm so proud of myself. wkwkwkwk

Akan tetapi, karena ini masih bulan Oktober (akhir tahun masih lama) dan masih banyak buku yang menumpuk, aku memutuskan untuk menambah lagi jumlah buku untuk tantangan baca tersebut. Jadi, tantangan bacaku sekarang meningkat menjadi 42 buku. Sebenarnya, mau nambah 12 buku sih, biar kesannya tiap bulan aku baca 4 buku. Tapi, takutnya sampai akhir tahun aku nggak bisa memenuhi tantangan itu, jadi aku ambil setengahnya saja, jadi 6 buku.

Sampai dengan hari ini, aku sudah membaca 41 buku. Meningkat 12 buku dibanding yang aku ocehkan di sini . Dan itu artinya tinggal 1 buku lagi untuk menyelesaikan tantangan baca yang sudah aku update. Kemungkinan mau nambah lagi ini tantangan bacanya. Ahahaha. Enaknya nambah 6 buku lagi biar jadi 48 atau 8 buku biar sekalian aku setahun ini bisa baca 50 buku ya? Masih bingung. Takutnya nanti tiba-tiba kehilangan mood baca seperti abis lebaran kemarin. @_@



Ini tampilan beberapa buku yang sudah aku baca. :D

Yaudahlah, tambahan buku untuk tantangan bacanya, nanti aku ocehkan lagi di lain waktu. Now, let's talk about twelve books that I've read. Enjoy it, guys. :)
1. The Tale of  Desperaux -nya Cate DiCamillo
Buku ini aku dapat dari pinjam dari perpus depan. Ceritanya seperti dongeng. Tokoh utamanya adalah Desperaux Tilling si tikus istana yang istimewa. Cerita mengalir dengan terlibatnya tokoh Putri Pea, Roscuro dan Miggery Sow. 
Cocok untuk anak-anak, tapi tidak ada salahnya juga kalau orang dewasa pun menikmati kisah ini. Bintang 3 ya untuk buku ini.

2. Breakfast at Tiffany's -nya Truman Capote
Katanya, buku ini populer sekali di Amerika sana. Katanya buku ini lebih bagus dibanding dengan versi filmnya. Tapiii, aku kok menurutku biasa saja ya. Gaya penceritaannya agak ngambang. Sepertinya ini efek aku bacanya bersambung-sambung dan buku ini tidak dipisahkan menjadi beberapa bab (ceritanya nyambung aja, lurus aja gitu tanpa dipisah per bab). Jadinya kau cuma ngasih bintang 3 aja.

3. The Help -nya Kathryn Stockett
Kemarin karena sedang kena virus "rajin", aku sudah berhasil membuat sebuah review, silakan cek di sini.

4. Cerita Sahabat -nya Alberthiene Indah and friends
Dapat dari pinjem buku di perpus depan. Review yang aku tulis di Goodreads adalah sebagai berikut.
"Sebenarnya bintang 1,5 untuk buku ini. 
Beberapa cerpen memberikan akhir yang sama, tentang cinta sesama jenis. 
Hmmm...membosankan.
Tapi ada beberapa cerpen yang membuat buku ini layak dibaca, cerpen-cerpen Jia Effendie. Ini yang membuat buku ini mendapat 2 bintang. "

5. The Naked Traveller 4 nya Trinity
Pinky book! Wkwk. Sebenarnya aku nggak terlalu kepingin untuk ngelanjutin baca seri The Naked Traveller. Ada niat untuk beli sih, tapi mau nunggu pameran buku kayak kemarin aja, biar dapet harga murah. Hehehe. Etapi kemarin tiba-tiba di kantor ada yang beli buku ini, yasudah, ikutan ngantri baca deh aku.
 Di buku ini, kembali diceritakan pengalaman melancong Trinity. Ke Afrika oi! Tapi yang bikin ngiler itu cerita waktu dia ke Petra. I'm so amazed!
 Overall, I still love Trinity's writing. So, I give 4 stars for this book! :)

6. Remember When -nya Winna Efendi
Buku ini rasanya ringan. Pas banget untuk meningkatkan  mood baca yang sedang turun.
Karena saat baca buku ini, aku jadi senyum-senyum geli mengenang masa SMA, jadi boleh deh 3 bintang. :D

7. Rare Beats (Edgar & Ellen #1) -nya Charles Odgen
Lagi-lagi buku yang pas untuk anak nakal. Ampun, nakal bener dah Edgar dan Ellen ini. Dijamin yang baca bakalan geregetan jadinya geregetan (intro lagunya Sherina :p ) sama mereka berdua. Bintang 3 lagi dah! :D


8. The Marriage Beraue for Rich People -nya Farahad Zama
Ini buku fiksi India yang pertama aku baca. Bercerita tentang Mr Ali yang mendirikan biro jodoh. Ternyata biro jodohnya sukses. Orang India ternyata masih membutuhkan biro jodoh untuk menemukan pasangan hidup lho. Di awalnya memang alurnya terlalu cepat, tetapi semakin ke dalam semakin enak gaya penceritaannya.
Ada banyak info tentang tradisi dan orang India yang bisa diperoleh dari membaca buku ini.
Bintang 4!
*Info penting, aku beli buku seharga Rp5.000,00 saja. Belinya pas bazar buku Matahati.:)

9. Manusia Setengah Salmon -nya Raditya Dika
Kayaknya telat banget ya, aku baru baca buku ini. Yah, baru kemarin dapat pinjeman dari seorang mbak di kantor. Ahehe *modal pinjem lagi ini
Seperti di buku-buku yang sebelumnya, di buku ini kita dapat menemukan cerita-cerita konyol yang khas Raditya Dika. 3 bintang deh untuk buku ini.

10. Merah Putih di Dunia Biru -nya Erditya Arfah
Bercerita tentang perjalanan Erditya Arfah yang berusaha mengenal Indonesia di tanah Polandia. Saat membaca beberapa bagian buku ini, aku sempat merinding lho. Terpukau dengan antusiasme orang Polandia saat Erdit mengenalkan kebudayaan Indonesia (diwakili dengan angklung dan wayang golek). Jadi merasa malu karena mereka yang orang asing merasa terpukau dan antusias mengenal budaya bangsa, tapi bangsa Indonesia (baca: AKU) malah tidak sadar dan mengacuhkan kebudayaan bangsa sendiri.
Jadi, bintang 3 deh ya!

11. The Five People We Meet in Heaven -nya Mitch Albom
Seperti Tuesday with Morrie , di buku ini Mr.Albom kembali memberikan banyak pelajaran hidup bagi pembacanya. Di buku ini, dikisahkan tentang Eddie, seorang petugas maintenance di taman hiburan Ruby Piers. Eddie meninggal dunia setelah mencoba menyelamatkan seoranga anak kecil dari kecelakaan akibat kerusakan sebuah wahana permainan. Setelah meninggal dunia, di alam baka Eddie bertemu dengan 5 orang yang berpengaruh dalam hidup. Nah, di sinilah terungkap jejak langkah Eddie selama hidup.
3 stars for this book! :)

12. Yakuza Moon nya Shoko Tendo
Sebuah memoar tentang Shoko, seorang putri yakuza, gengster Jepang. Hidupnya sudah "jungkir bali" sejak usia dini. Di saat teman sebayanya sedang disibukkan dengan sekolah, Shoko justru memilih untuk menjadi yanki (sebutan untuk anak liar). Narkoba, perkelahian, dunia malam sudah akrab dengan Shoko.
Sekali lagi 3 bintang!

Ok, that's all, guys. See you later!  :)

Note:
Sebenarnya kemarin aku sempet baca buku "Masih Curcol Kantor"-nya Mbak Anjar Oktaviani. Buku ini sekuelnya "Curcol Kantor". Tapi, berhubung buku ini belum masuk di Goodreads, jadinya belum bisa dimasukin ke daftar buku yang sudah aku baca deh. Btw, buku ini seru lho, gokil lah, humornya lebih berasa dibanding buku yang pertama. :D
Cover-nya "Masih Curcol Kantor"

2 komentar:

Ika Mustikawati mengatakan...

Busyeeeeh banyak banget *,*

Nia mengatakan...

Lagi semangat baca ini mah gw. :D