Minggu, 31 Desember 2017

Di Akhir 2017

Saat ini tanggal 31 Desember 2017. Nggak terasa ya kita telah berada di penghujung tahun 2017. Besok kita akan memasuki tahun baru, 2018.

Untukku tahun 2017 ini adalah tahun yang penting bahkan bisa dibilang luar biasa. Banyak hal-hal yang berkesan dan capaian penting dalam hidupku yang terjadi di tahun ini.

Yang paling berkesan tentunya adalah kelulusan S-1. Aku pernah janji ke Bapak dan Ibuk untuk segera menyelesaikan pendidikan S-1 begitu aku tamat D-3 STAN. Alhamdulillah di tahun ini aku bisa mewujudkan janji itu. Tapi sayangnya aku nggak bisa memenuhi keinginan Ibuk untuk ikut wisuda karena kesibukan di kantor. Jadwal wisudaku di bulan Oktober kemarin, saat aku sudah kembali ke kantor. :(

Jika ada yang bertanya, dari 2 tahun masa pendidikan S-1, fase mana yang paling berat, aku akan jawab fase skripsi. Kebetulan dosen pembimbingku orangnya cukup susah. Maksudnya cukup susah tuh beliau cukup susah untuk ditemui karena jadwalnya yang padat dan punya banyak bimbingan. Bahkan, jadwal sidang pendadaranku harus diundur karena kesibukan beliau. Selain itu, beliau cukup susah untuk memberikan persetujuan. Akan tetapi, saat sidang, beliau surprisingly bersedia membantu dan bersedia memberikan nilai yang bagus. :D

Selain itu dapat dosen yang cukup susah, aku cukup kesulitan untuk dapat data. Ya, ada sedikit dramalah yang terjadi saat pengumpulan data skripsiku. Namun, yang paling berat adalah melawan diri sendiri. Wkwk. Berat deh rasanya untuk mengumpulkan niat dan semangat menulis dan menghindari godaan nonton drama korea dan ajakan main dari teman-teman. Long story short, alhamdulillah, semuanya sudah terlewati dengan hasil yang memuaskan.

Dengan selesainya pendidikanku dan surat tugas belajar yang juga telah berakhir, aku pun harus kembali ke kantor. Aku tetap ditempatkan di kantor pusat di Jakarta, gedung dan lantai yang juga masih sama. Secara organisasi, aku masih berada di unit eselon II yang sama, tapi bergeser dikit lah, ke unit eselon III yang lain.

Lagi-lagi diperlukan proses adaptasi. Adaptasi pembagian waktu karena ritme kerja yang berbeda dengan ritme kuliah. Adaptasi sikap dari gaya mahasiswa yang santai dan selow ke gaya pegawai yang lebih serius (Rrr.. nggak juga sih. wkwkwk). Adaptasi pola pikir karena pekerjaanku yang sekarang cukup berbeda dengan yang sebelum kuliah. Serta tentunya adaptasi dengan orang-orang baru. Alhamdulillah, sampai saat ini proses penyesuaianku bisalah dikatakan cukup berhasil.

Trus di tahun 2017 tepatnya di bulan Maret aku memutuskan untuk memperbaiki pola hidup. Aku mengubah pola makan dengan lebih memperbanyak asupan sayur dan buah. Selain itu, aku pun berusaha untuk lebih banyak berolahraga. Memang belum maksimal sih, karena aku masih cukup gemuk, tapi berat badanku sudah turun sekitar 15 kg. Yeay!

Sebenarnya aku dan beberapa teman punya beberapa check list yang harus dipenuhi selama kami di Solo. Di akhir-akhir masa kuliah, ada dua check list yang berhasil kami penuhi yaitu nonton wayang orang di Sriwedari dan nonton pertunjukkan sendratari Ramayana di Prambanan. Tapi, masih ada dua check list yang belum sempat kami lakukan yaitu naik kereta api Bathara Kresna dari Solo ke Wonogiri dan naik bus tingkat Gatotkaca. Semoga di lain kesempatan bisa terpenuhi lah ya.

Aku juga berkesempatan untuk mengunjungi beberapa tempat baru di tahun ini. Di awal Januari, seperti yang aku tulis di ocehan sebelumnya, aku sempat pergi ke liburan ke Bali. Di tengah-tengah penyusunan skripsi aku juga sempat main ke air terjun Semawar Sedinding di daerah Tawamangu. Jelang akhir masa kuliah, aku dan beberapa teman pergi ke beberapa pantai di Pacitan (aku rekomendasikan kalian untuk mengunjungi pantai-pantai di Pacitan, worth it!).

Di awal bulan Desember kemarin, aku dapat tugas untuk mengunjungi kota di penghujung timur Indonesia. Yup, Merauke. Jangan bayangkan ya, kota Merauke itu sepi dan rusuh. Fyi, kota Merauke itu seramai kota yang ada di Jawa. Di sana tuh suasananya aman dan damai karena toleransi antar suku dan antar umat beragama yang terjaga dengan baik. Merauke pun memiliki pantai-pantai dengan pemandangan sunset yang kece banget. Aku jatuh cinta dengan pemandangan sunset di sana.

Nah, itulah tahun 2017-ku. Alhamdulillah, sujud syujur untuk semua hal luar biasa yang terjadi di tahun 2017.

Selamat datang 2018. Semoga aku bisa jadi lebih baik dan banyak mimpi dan harapan yang terwujudkan tahun depan.


Cheers!