Rabu, 24 Desember 2014

A Trip to North Sumatera : Part 2

Alohai.. mana suaranya yang siap-siap liburan? :D

Sebagai wujud tanggung jawab sebelum liburan, aku lanjutin ocehan yang tertunda deh. *Mumpung lagi nggak ada kerjaan dan Bapak Big Boss sedang keluar ruangan. Hihihi

Di ocehan kemarin, terakhir aku ocehkan kalau aku menyebrang Danau Toba menuju Pulau Samosir menggunakan kapal kecil kan ya? Nah, karena ini kapal yang biasa digunakan oleh penduduk lokal, rutenya nggak melewati lokasi Batu Apung. Bersandarnya pun di dermaga yang berbeda dengan dermaga untuk wisatawan.

Setelah turun dari kapal, aku dan Bapak partner DL menuju tempat mertua beliau di Tomok. Si Bapak ini nggak memberitahu dulu kalau mau datang. Mau buat kejutan gitu deh. Jadi pertama kami menuju ke kios oleh-oleh milik Ibu Mertuanya Bapak partner DL (selanjutnya disebut Inang aja ya biar lebih singkat). Dan beneran lho itu Inang sekeluarga  dan orang-orang tetangga kiosnya kaget pas melihat Bapak partner DL sampai sana. Heboh bangetlah mereka merepet dengan Bahasa Batak. Aku cuma bisa senyam-senyum aja, nggak ngertilah itu mereka ngomong apa. :D

Setelah itu, kami menuju ke rumah Inang ketemu keluarga yang lain. Aku lagi-lagi cuma bisa senyam senyum nggak ngerti aja. Ahahaha. Karena rumah Inang sedang direnovasi, aku dan Bapak partner DL pun menginap di hotel. Setelah mobil sewaan kami datang, kami menuju ke hotel di wilayah Tuk Tuk tepatnya di Hotel Carolina. Kata Bapak partner DL ini hotel waktu dia dan istrinya bulan madu. Ahaha.

Hotel ini arsitekturnya bergaya rumah Batak. Aku ambil kamar sendiri *yaiyalah. Bapak partner DL sekamar berdua dengan Pak Supir mobil charteran. Kami memilih kamar yang menghadap langsung ke Danau Toba. Nah, waktu mau sholat Magrib gabung Isya' (Jama' Takhir) aku agak kebingunan tuh menentukan arah qiblat. Aku coba unduh aplikasi arah qiblat di mobile phone. Tapi gagal terus, karena jaringannya kurang bagus. Akhirnya bertanya deh ke petugas hotelnya, matahari terbit sebelah mana. Lalu aku pas-pasin tuh arah qiblatnya. Bismillah.. semoga bener Ya Alloh. Setelah selesai sholat, aku buka mobile phone, daaan aku baru sadar kalau sudah ada aplikasi arah qiblat. "-___-. Alhamdulillah arah qiblatku saat sholat tadi sesuai dengan arah qiblat di aplikasi. Setelah itu, tidur deeeh aku. Meskipun nggak pakai AC, tapi udaranya dingin oi. Nikmat banget tidurnya ditemani suara deburan air Danau Toba.
nih hotelnya


Pagi hari, aku bangun sekitar jam 5an, langsung sholat Subuh. *Nggak ada suara adzan. Selesai sholat, langsung aku keluar kamar, mau jalan-jalan dong di pinggir Danau Toba. Walaupun agak-agak gemiris, aku tetap lanjut jalan-jalan. Mumpung, belum tahu kan kapan balik ke situ lagi. Disempetin selfie sendiri juga dong meskipun mobile phone jadi basah kena air hujan. Ahaha. *Tetep narsis. Tiba-tiba ada sepasang suami istri. Mereka minta difotoin berdua terus gantian deh aku difotoin sama mereka.

ini hasil difotoin.

Setelah agak siang, Bapak partner DL keluar kamar juga. Kami pun berjalan keliling hotel lalu mengobrol di depan kamarku. Kami sempat ditegur oleh tetangga kamar (bule) karena kami berisik. Hihihi. Sayangnya kami tidak bisa berlama-lama di hotel. Rencananya kami mau naik kapal penyebrangan jam 10. Jam 8an kami check out dari hotel. Awalnya mau sarapan dulu di hotel, tapi ternyata ada menu B2 dan aku ragu-ragu. Kami lalu menuju ke rumah Inang. Ternyata ya pemandangan perjalanan dari hotel (Tuk Tuk) ke rumah Inang (Tomok) itu bagus bangeeet. Di satu sisi kita bisa lihat Danau Toba. Di sisi lain kita bisa lihat perbukitan lengkap dengan Air Terjun Sipisau-pisau yang terlihat juga pagi itu. Subhanalloh..




 jari saktii..:p


Saat sampai di rumah Inang, Inang sedang mandi. Jadi kami sarapan dulu di warung (yang halal tentunya). Selesai sarapan kembali ke rumah Inang lalu kami menuju ke kios Inang untuk belanja oleh-oleh. Karena terlalu lama pilah-pilih, kami tertinggal kapal yang jam 10. Kami akhirnya naik kapal jam 11. Dan sampai di seberang jam 12an. Huhuhu.. Dadaaah, Danau Toba, Semoga lain kali aku bisa ke sana lagi. Yang kemarin itu kurang puaaas karena kurang lama. Huhuhuhu, Lalu kami pun melanjutkan perjalanan, kembali menuju Medan.

Karena Bapak partner DL, besoknya berulang tahun, beliau pulang Jakarta malam itu juga. Tugas yang di Medan aku sendiri yang melaksanakannya. Dan kami pun sampai di Bandara Kualanamu sekitar pukul 5 sore. Sebelumnya kami mampir di Siantar untuk makan siang dan mengambil kekurangan dokumen.

Setelah mengantarkan Bapak partner DL, aku menuju ke rumah dinas Nenek Izza. Iya, selama di Medan aku menginap di tempat nenek. Malas menginap di hotel, nggak ada temannya.

Keesokan harinya, karena nenek harus masuk kantor, aku pun melaksanakan tugasku sendiri. Aku harus menuju ke daerah Medan Timur. Karena ini kali pertama aku ke Medan, aku cuma bisa Bismillah aja. Semoga lokasinya bisa dilacak dengan Waze dan ketemu sopir taksi yang baik. Awalnya sih aku pingin naik angkot atau bentor gitu, tapi nenek nggak merekomendasikan. Si nenek nggak tahu jalur selain itu juga rawan kena tipu atau kecopetan. Alhamdulillah, aku dapat sopir taksi yang baik dan Waze pun sangat membantu. Tugas pun bisa cepat terselesaikan.

Lhah, masa di Medan cuma untuk kerja aja? Nggak jalan-jalan?
Tenang, Saudara-Saudari, aku sempat jalan-jalan kok dengan Nenek. Ditunggu saja di ocehanku yang selanjutnya ya..

Sampai jumpa. :D

PS : foto-foto di atas adalah dokumentasi pribadi, kalau ada yang mau menggunakan foto di ocehan ini, tolong dicantumkan sumbernya blog ini ya. Terima kasih.

Tidak ada komentar: