Minggu, 28 April 2013

Pra Jabatan: Setelah Lama Dinanti, Akhirnya Datang Juga


Halohai, kawans! Kali ini aku akan memenuhi janjiku di ocehan sebelumnya. Yup, aku akan menceritakan tugas negara yang telah aku laksanakan dari tanggal 18 Maret sampai dengan 5 April 2013 lalu.

Tugas negara ini judulnya Diklat Prajabatan, biasa disingkat Prajab. Hukumnya wajib diikuti oleh semua CPNS. Karena diklat ini merupakan salah satu syarat bagi CPNS untuk dapat diangkat menjadi PNS. Kemarin aku mengikuti Prajab di Jakarta gelombang 2. Selama 3 minggu, aku dan peserta lain diasramakan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, tepatnya di Wisma Duta Wiyata. 

Prajab was so fun! 
Aku banyak bertemu dan berkenalan dengan teman-teman baru. Ada fakta yang terungkap bahwa dunia STAN itu luas ternyata. Iya, jadi Prajab yang diadakan itu semua pesertanya adalah lulusan STAN, baik D1 maupun D3. Wajar memang kalau aku tidak kenal dengan teman-teman D1 karena kampus tempat pendidikan kami beda lokasi. Pendidikan mereka diselenggarakan di balai dikat keuangan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Tapi nyatanya, ada banyak teman D3, bahkan yang satu spesialisasi pun ada yang tidak aku kenal. Hehe #malu

Jadwal Prajab tidak sepadat jadwal Samapta. Kegiatannya pun tidak seberat dan semenguras tenaga seperti saat Samapta. Tiap hari dibuka dengan kegiatan apel pagi dan olahraga (lari, senam, push up, sit up, back up dll). Jam 05.00 semua siswa, sebutan untuk kami, para peserta diklat, harus berkumpul di halaman depan sesuai dengan kelas. Fyi, ada 148 siswa yang dibagi menjadi 5 kelas, dari kelas A sampai kelas E. Aku ada di kelas A yang terdiri dari 33 orang . 

Kelas A. Senang bisa menjadi bagian dari kalian, temans. :)

Setelah kegiatan apel dan olahraga selesai, kami kembali ke asrama untuk persiapan kegiatan selanjutnya, mandi pagi dan berganti kostum seragam atasan putih, bawahan hitam, jilbab putih (bagi yang berjilbab), dan sepatu hitam. Nah, karena satu kamar diisi oleh 3 siswa, jadi kami harus mandi bergantian. Selanjutnya, kami makan pagi dengan tata cara disiapkan terlebih dahulu. Waktu makan dibatasi hanya 10 menit.
Selesai sarapan, siswa menuju ke kelas masing-masing untuk menerima materi. Saat jalan ke kelas, kami harus berbaris dengan rapi sambil menyanyikan lagu penyemangat yang telah diajarkan pelatih. Pelajaran dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir sampai sore atau bahkan terkadang setelah selesai Magrib, tergantung dari jumlah jam ajarnya. Istirahatnya pada saat snacking  (jam 10.00 dan 15.00), makan siang, dan sholat. 

Ada 12 mata pelajaran yang kami peroleh selama Prajab. Materi mata pelajaran ini pada umumnya berkaitan dengan pembentukan karakter dan pembekalan keterampilan bagi kami pada CPNS. Bisa terbayang kan ya bagaimana rasanya jika selama hampir seharian duduk manis mendengarkan pada pengajar menjelaskan materi ini? Iyup, benar, kantuk pasti akan datang menyerang. Untungnya para pengajar menyadari hal ini. Jadi, metode pengajarannya pun tidak selalu “siswa duduk manis mendengarkan penjelasan”. Sering kami dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi kemudian mempresentasikan hal diskusi kami. Beberapa pengajar meminta kami berdiskusi tentang materi yang ada di buku. Sementara pengajar lain yang meminta kami untuk studi kasus. 

Untuk presentasi kami diberikan selembar kertas lebar untuk menulis bahan presentasi.  Kami harus menggali kreatifitas untuk menampilkan presentasi sebaik mungkin. Kertas yang diberikan selalu kami hias semenarik mungkin dengan berbagai gambar dan pokok-pokok presentasi. Untuk lebih memaksimalkan presentasi kami bahkan di beberapa kesempatan melakukan role play. Di sinilah kelihatan siapa saja yang kreatif, berbakat akting, berbakat menggambar, dan menulis indah. :D

Setelah pelajaran selesai, kami beristirahat sejenak untuk sholat dan persiapan makan malam. Makan malam biasanya dilaksanakan sekitar pukul 19.15.  Seusai makan malam, kami diharuskan berkumpul di aula untuk mengikuti apel malam. Di acara apel malam inilah sering dilakukan pemberian sanksi atas kesalahan kami. Sebagai contoh, kelas yang tidak merapikan piring bekas makan diganjar dengan hukuman jalan jongkok. Apel malam berakhir, dilanjutkan dengan snacking malam. Tapi ini sifatnya optional sih. Yang tidak mau ikut ya bisa langsung ke kamar untuk istirahat. Oiya, untuk kegiatan malam ini kami harus berkostum batik.Bagi yang berjilbab, warna jilbab bisa menyesuaikan dengan batiknya. Hohoho.

Dalam kegiatan pagi dan malam, kami didampingi oleh 3 pelatih dari TNI. Sementara saat kegiatan di kelas, penyampaian materi dilakukan oleh para pengajar yang berasal dari pusdiklat yang menyelenggarakan Prajab. Sebagian dari pengajar ini adalah widyaiswara yang pernah mengajar kami di STAN.
Dari semua kegiatan Prajab, yang paling berkesan untukku adalah saat kunjungan ke SLB. Saat pelajaran Pola Pikir PNS, aku dan teman-teman sekelas diajak oleh pengajar kami mengunjungi teman-teman di SLB. Jadi, tempat Prajab kami itu berada dalam komplek SLB Negeri 1 Jakarta. Di komplek SLB itu terdapat beberapa sekolah ternyata. Ada TK, SD, SMP, dan SMAnya. 

Kami sekelas dibagi menjadi 3 kelompok. Setiap kelompok bebas untuk mengunjungi kelas yang mana. Kelompokku mengunjungi hampir semua sekolah yang ada. Pertama, kami mengunjungi bengkel tempat teman-teman berkebutuhan khusus itu berlatih memperbaiki motor. Selanjutnya kami berkunjung ke SD untuk adik-adik yang tuna grahita. Adik-adik di sana senang sekali saat kami ajak untuk berfoto. Kunjungan dilanjutkan ke SMP untuk adik-adik yang tuna wicara. Karena mereka sedang beristirahat seusai pelajaran berolahraga, kami bisa masuk ke dalam kelas. Lagi-lagi mereka pun senang saat kami ajak berfoto.
Kunjungan berlanjut ke SD untuk adik-adik yang tuna netra. Karena jam istirahat sudah selesai, kami hanya bisa memperhatikan dari luar kelas saat mereka belajar. Fyi depan kelas, ada tulisan huruf Braille yang menunjukkan nama kelas. Di hampir seluruh lingkungan SLB itu ada jalur khusus yang ditandai dengan ubin tertentu. Rupanya jalur ini diperuntukkan untuk mereka yang tuna netra sehingga bisa membantu mereka saat berjalan. 


Tiba-tiba kami mendengar ada suara alat musik. Kami pun menuju ke arah sumber suara. Rupanya di ruang musik ada adik-adik yang sedang belajar main musik. Sebagian teman kelompokku tertarik dengan alat musik yang ada di ruang musik. Akhirnya mereka meminta ijin kepada guru yang ada untuk masuk, lalu mengajak adik-adik di sana  bernyanyi sholawat. Sementara aku bermain dengan 2 orang adik yang sedang bermain catur di luar ruang musik. Karena waktu kunjungan kami yang hanya 2 jam saja sudah hampir habis,  kami pun berpamitan. Senang rasanya bisa berinteraksi dengan teman-teman berkebutuhan khusus yang luar biasa itu. Dengan adanya kekurangan yang mereka miliki, tidak menyurutkan semangat mereka untuk belajar. Mengunjungi mereka rasanya bukan mengunjungi orang lain, tapi seperti mengunjungi adik-adik yang sudah lama tidak bertemu karena keramahan yang mereka saat menyambut kami. :)

Demikianlah, ocehanku tentang Prajab yang seharusnya dilaksanakan tahun lalu, tapi karena satu dan lain hal baru dilaksanakan tahun ini. Meskipun terlambat pelaksanaannya, tapi tidak mengurangi kebahagian dan serunya pengalaman selama Prajab.  See you on the next post, guys.


Tidak ada komentar: